Pringsewu,www.delikhukum.net — Federasi Juru Informasi (FJI) Pringsewu menggelar pelatihan jurnalistik bertema “Jurnalisme Digital & Mobile Journalism di Era AI: Kreatif, Cepat, dan Tetap Beretika”, sebagai upaya meningkatkan kemampuan para peserta dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Kegiatan ini dihadiri para tokoh penting dan praktisi informasi di Kabupaten Pringsewu, Selasa 09 Desember 2025.
Pelatihan di buka langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pringsewu, Maudy Ary Nazolla, S.STP., M.H., yang sekaligus membuka acara dan menyampaikan sambutan.
Dalam sambutannya, Maudy Ary Nazolla menyoroti fenomena cepatnya penyebaran informasi bohong di masyarakat, “Berita hoaks atau bohong biasanya lebih cepat diterima oleh masyarakat. Maka dari itu, kita sebagai generasi muda ayo sama-sama manfaatkan handphone dengan menyebarkan video positif dan berita-berita positif,” pesannya.
Salah satu narasumber, Ipda Rahmat Basuki, S.E., M.M., selaku Kepala Tahanan dan Barang Bukti Polres Pringsewu, memaparkan pembahasan mengenai hukum terkait penyebaran informasi tidak benar di ruang digital. Beliau menjelaskan bahwa terdapat pasal yang mengatur penyebaran berita yang tidak sesuai fakta, dengan ancaman pidana 4 hingga 12 tahun penjara, serta denda mulai dari Rp400–500 juta hingga mencapai Rp100 miliar.
Lebih lanjut, beliau juga menjelaskan mengenai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang mengatur informasi elektronik serta transaksi digital. UU ini menetapkan hak, kewajiban, perlindungan, serta penanganan terhadap berbagai penyalahgunaan ruang digital.“UU ITE bertujuan memberikan kepastian hukum dalam dunia digital, melindungi masyarakat dari penyalahgunaan teknologi, dan mendorong penggunaan media secara bertanggung jawab,” jelasnya.
Melalui pelatihan ini, FJI Pringsewu berharap peserta dapat mengembangkan kompetensi jurnalistik modern—mulai dari pemanfaatan kecerdasan buatan, mobile journalism, hingga etika dalam memproduksi dan membagikan informasi. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas para jurnalis dan pegiat informasi di era digital yang semakin dinamis.
Penulis : REVI AZZAHRA Pelajar MAN 1 Pringsewu








