Pringsewu,www.delikhukum.net – Tim Satuan Tugas Penanganan dan Pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) Pekon Panggung Rejo Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu mendirikan 2 Posko Tanggap Darurat Corona Virus Desiase (COVID-19) yang berlokasikan didusun 2 Pekon Panggung Rejo tepatnya di depan tugu Gajah Mada dan posko cabang di dusun 4 Pekon Panggung Rejo dengan lokasi di jembatan perbatasan Pekon Panggung Rejo Kecamatan Sukoharjo dan Pekon Mataram Kecamatan Gading Rejo.
Posko tersebut didirikan dengan tujuan sebagai titik kordinasi siaga pencegahan dan penanganan Covid-19, guna meminimalisir Penyebaran Corona Virus dengan cara pendataan warga masyarakat ataupun tamu dari luar Pekon sekaligus penyemprotan cairan disinfektan bagi kendaraan yang masuk kepekon Panggung Rejo.
Pelindung dan Penasehat Satuan Tugas Supartono yang merupakan Kepala Pekon Panggung Rejo mengatakan pihaknya menyiapkan kelengkapan Alat Perlindungan Diri (APD) dalam melakukan kegiatan penanganan dan pencegahan Covid-19 yang sumber dananya dianggarkan dari anggaran Dana Desa Tahun 2020 dan berupaya terus menekan penyebaran Covid-19 di Pekon Panggung Rejo.
“Dalam pelaksanaan kegiatan penanganan dan pencegahan tim satuan tugas dilengkapi dengan APD dan kami berharap dengan pendirian Posko Tanggap Darurat Corona Virus Disease (COVID-19) bisa menimalisir penyebaran dan berjangkitnya Covid-19, adapun besaran anggaran yang digelontorkan untuk penanganan dan pencegahan COVID-19 ini sebesar Lima Puluh Empat Juta Delapan Ratus Enam Pulih Ribu Rupiah yang didanai dari Dana Desa Tahun Anggaran 2020 dan saya harapkan kepada Tim Satuan Tugas agar bisa melaksanakan kegiatan ini dengan maksimal karena manfaatnya untuk kita semua” Jelas Supartono saat ditemui di Posko Tanggap Darurat COVID-19 Pekon Panggung Rejo Selasa 14/04/20.
Ditempat terpisah tepatnya di Posko Cabang yang berlokasi didusun 4 Pekon Panggung Rejo Ketua Satuan Tugas Tanggap Darurat COVID-19 Yudi Kuswoyo menerangkan bahwasanya kegiatan Tim Satuan Tugas dalam kegiatan yang dibiayai dari Dana Desa tersebut dengan beberapa rangkaian kegiatan diantaranya pembagian sabuan cuci tangan, pembagian masker sebanyak 2000 Pcs, pembelian tank penyemprotan, pembelian APD, pembelian alat steam, pembelian cairan disinfektan serta pemasangan alat cuci tangan di tempat tempat umum.
“Adapun anggaran tersebut kita pergunakan untuk pembelian kelengkapan Alat Perlindungan Diri (APD) lengkap sebanyak 8 pcs, 1 Pcs termometer (Red: Pengukur suhu tubuh), pembagian masker sebanyak 2000 Pcs yang pembagianya 3 masker 1 Kepala Keluarga, pembelian alat steam satu paket, tank penyemprot 6 unit, banner himbauan, pembelian cairan Disinfektan untuk penyemprotan, pembelian sabun cuci tangan sebanyak 670 botol yang dibagikan ditiap tiap rumah warga masyarakat 1 botol sabun cuci tangan satu rumah, dan pemasangan sabun cuci tangan dan air bersih (Red : galon) yang tersebar di 25 titik khususnya tempat tempat umum” Terangnya.
Masih dikatakan Yudi Kuswoyo “Untuk kegiatan diposko melakukan pendataan bagi warga masyarakat yang baru pulang dari perantauan dan tamu tamu yang berkunjung ke pekon Panggung Rejo
untuk dilakukan pengukuran suhu tubuh menggunakan alat pengukur suhu dan melaksanakan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan difokuskan dilingkungan umum dan lingkungan masyarakat Pekon Panggung Rejo serta kendaraan yang masuk dari arah Panggung Rejo Utara, Pandan Sari Selatan atau pun kendaraan roda dua yang masuk kepekon Panggung Rejo melalui jembatan perbatasan Pekon Panggung Rejo dan Pekon Mataram” Pungkasnya.
Sementara Koordinator Satuan Tugas Budianto menjelaskan Tim Satuan Tugas Tanggap Darurat COVID-19 adalah gabungan aparatur Pekon dan relawan dari unsur masyarakat Pekon Panggung Rejo.
“Tim satuan Tugas Tanggap Darurat COVID-19 merupakan gabungan dari perangkat Pekon Panggung Rejo yang bekerja sama dengan relawan dari beberapa unsur masyarakat Pekon Panggung Rejo, besar harapan kita semua agar Corona Virus Disease (COVID-19) ini bisa segera meninggalkan bumi tercinta Negara Kesatuan Republik Indonesia dan itu bisa terwujud bila kita saling memiliki kesadaran diri masing masing untuk melakukan tindakan waspada” Tukasnya. (Ifal)













