
Pringsewu,www.delikhukum.net – Dinas PUPR Bidang Cipta Karya Kabupaten Pringsewu menjadi sorotan, usai adanya pengakuan Dw dan Rd kepada media ini terkait adanya setoran untuk pembuatan LPJ yang digarap oleh pendamping.
Pasalnya, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Pringsewu Araina Dwi Rustiani, ST., MT., saat dimintai tanggapanya melalui jaringan Whatsapp pribadinya, Senin 23 Februari 2026 membantah adanya dugaan pungli tersebut, bahkan ia juga mengatakan untuk LPJ semua digarap KSM, “Kami tidak tahu bang, mereka sudah rapat dan kami rapatkan juga dengan KSM, untuk pengkondisian dan pungli itu tidak ada,” ujarnya.
“Pendamping sudah bekerja sesuai tupoksinya bang,” tambahnya.
Saat ditanya apakah praktik pengkondisian pembuatan LPJ yang di akui secara lansung oleh Dw dan Rd dibenarkan, Kepala Bidang Cipta Karya tersebut lagi-lagi membantahnya.
“Tidak ada yg namanya dana pengkondisian abangnda,” ujarnya.
Araina juga mengatakan, “Yang ada itu fotokopi dan ATK, utk pembuatan LPJ. Itu juga KSM yg buat laporan2nya karena KSM yg terima anggarannya bang,” tutupnya.
Berbeda terbalik dengan penjelasan Dw dan Rd kepada media ini saat mereka datang menyumbang Kantor Federasi Juru Informasi (FJI) Pringsewu yang beralamat di Komplek Ruko Pasar Baru Kelurahan Pringsewu Selatan pada Jum’at 20 Februari 2026. Dimana Dw dan Rd mengakui adanya pengkondisian pembuatan LPJ tersebut dengan hasil dari kesepakatan antara seluruh KSM dan Pendamping. Walau demikian untuk besaran anggaran yang disepakati tidak sebesar yang di gemborkan (Red : Rp.15.000.000).
Dengan adanya perbedaan keterangan antara Kepala Bidang Cipta Karya dengan Pendamping dan juga salah satu KSM ini menjadi pertanyaan besar, Ketua DPC Pospera Kabupaten Pringsewu Bennur DM mengatakan, “Ini ada apa dengan dinas PUPR khususnya bidang cipta karya, Pendamping sudah mengakui mereka yang menggarap LPJ berdasarkan hasil kesepakatan, tapi penjelasan dari Bidang Cipta Karya berbeda terbalik, wajar saja kalau kami bertanya-tanya ada apa ini sebenarnya,” ungkapnya.
Bennur juga menyampaikan, sekarang ini kami sudah pulbaket dan data, artinya dalam waktu singkat ini kami akan segera koordinasi dengan pihak pihak APH,” tutupnya.








