Menu

Mode Gelap

Daerah · 11 Apr 2021 12:21 WIB ·

Kepala Pekon Waluyojati : Posyandu Garda Terdepan Cegah Stunting

badge-check

Editor


					Kepala Pekon Waluyojati : Posyandu Garda Terdepan Cegah Stunting Perbesar


Pringsewu, DH – Problema stunting masih menjadi persoalan yang banyak ditemukan di berbagai wilayah, Pekon Waluyojati Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) aktif dan bekerja secara extra dalam upaya menanggulangi permasalahan tersebut. 

Melalui anggaran dana desa Pekon Waluyojati tahun anggaran 2021 Pekon Waluyojati bersama Kader Pembangunan Manusia (KPM) laksanakan program kegiatan pencegahan stunting yang dialksanakan digedung balai desa Pekon Waluyojati Rabu 07/04/21 dengan dihadiri 25 orang penerima stunting Balita. 

“Posyandu bekerja dengan secara extra,  dikarenakan Posyandu merupakan garda terdepan dalam upaya pencegahan stunting dan ini yang perlu dijabarkan dalam rencana kegiatan secara konkrit” Papar Gunawan Kepala Pekon Waluyojati  dalam keterangannya dikantor Pekon Waluyojati Rabu 07/04/21.

Posyandu dinilai sangat tepat dalam menangani permasalahan stunting, dan dengan mengedepankan kerjasama antara jajaran aparatur Pekon dan Posyandu dalam upaya pencegahan stunting dipekon Waluyojati.

“Kerjasama antara jajaran Aparatur Pekon dan Posyandu dalam melaksanakan kegiatan pencegahan stunting diharapkan bisa memberikan hasil yang maksimal” Jelas nya. 

Sementara KPM Pekon Waluyojati Dian Ardiyanti menuturkan berdasarkan data stunting dipekon Waluyojati ada 373 stunting Bawah Lima Tahun (Balita) dan stunting Anak Usia Dini (AUD).

“Data yang dimiliki KPM untuk stunting Balita usia 0-2 tahun sebanyak 153 balita dan stunting Anak Usia Dini 2-6 tahun sebanyak 220 AUD, adapun jumlah total stunting Pekon Waluyojati sebanyak 373 stunting” Tutur KPM Waluyojati Dian Ardiyanti. 

“Kegiatan pencegahan stunting pada hari ini dihadiri 25 penerima Balita stunting, dan tiap tiap balita penerima kita berikan Susu Formula, Buah dan Telur sebagai tambahan gizi dalam pencegahan stunting karena dengan peningkatan gizi yang cukuplah kita bisa mencegah stunting dan untuk bulan ini kita berikan bubur kacang ijo sebagai makanan tambahan khusus untuk Balita stunting” Imbuhnya. 

Kami sangat berharap kepada para orang tua yang masih memiliki anak Balita atuapun AUD untuk lebih memperhatikan pertumbuh kembangan putra dan putrinya dan memberikan kecukupan gizi, jangan sampai terjadi gizi buruk dan stunting.

‘Memperhatikan tumbuh kembang anak menjadi tugas kita bersama dan para orang tua, kebutuhan gizi anak juga harus diperhatikan dengan cara para orang tua memberikan kecukupan gizi, supaya tidak terjadi stunting karena kekurangan gizi” Pungkasnya.(Ria//Red)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Diduga Tak Sampai Rp8.000, Menu MBG di SPPG Pasir Ukir Dipertanyakan Wali Murid

26 February 2026 - 12:06 WIB

Ada Apa Dengan Dinas PUPR Bidang Cipta Karya?

25 February 2026 - 02:29 WIB

Menu MBG di Pringsewu Diprotes Wali Murid, Porsi Dinilai Tak Sesuai Anggaran.

24 February 2026 - 14:26 WIB

Dugaan Pungli Sanitasi, Dengan Dalih PembuatanLPJ, Pendamping : LPJ Kami Yang Garap Tapi Budgetnya Tidak Sampai Segitu

20 February 2026 - 08:48 WIB

Dugaan Pungli Program Sanitasi, Pendamping Terancam Di Laporkan Ke APH

19 February 2026 - 13:28 WIB

Tumbur Perpres No 115 Tahun 2025 Tentang Perluasan Penerima MBG, Implementasi Dapur SPPG Pasir Ukir Dipertanyakan

15 February 2026 - 13:03 WIB

Trending di Daerah