Pringsewu,www.delikhukum.net – Beredar voice note di kalangan wartawan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) kabupaten Pringsewu Abidin yang menyebut pengadaan perpustakaan digital dengan nilai 30 juta/pekon sudah berkoordinasi dengan pihak Inspektorat, PMD dan Kasat Reskrim.
Dalam percakapan tersebut ketua DPC Apdesi kabupaten Pringsewu menyebut, percuma wartawan lapor ke mana mana juga di belakang kita engak main main mereka itu engak tau sapa yang punya itu suruh aja lopor ke Polres engak bakal di tangapin” katanya dalan percakapan voice note yang beredar.
Lanjutnya kalo permasalahan perpustakaan digital engak usah khawatir, kasat Reskrim, inspektorat, PMD, sudah rapat suruh ganti SPJ suruh di rubah
Jadi kalo mau ekspos gimana pun engak bakal di gubris engak wartawan”ucapnya.
Dalam voice note juga Abidin menuturkan, jangan bingung jadi kepala pekon jangan penakut bener
Jelas jelas kita ini ada orang di belakangnya kasat Reskrim Reskrim orang kita. Inspektorat udah nyuruh perobahan, mereka mau ekspos kemana aja enggak bakal di gubris, klo sedikit dikit takut sama wartawan moomet saya, engak ada engak yang mroses kita ” tegas dia dalam voice note kepada
Terpisah saat di temui di ruang kerjanya Abidin mengakui voice note rekaman suara memang benar saya, tapi saya tujukan di group WhatsApp kepala pekon, saya kesal sebentar bentar kepala pekon ngadu terkait pemberitaan perpustakaan digital ya di hadapi saja wartawan nya temui” kilahnya saat di konfirmasi Jum’at 20 Januari 2023.
Ia juga menambahkan bahwa pengadaan perpustakaan digital senilai 30 juta sudah berkoordinasi dengan pihak inspektorat, PMD dan kasat Reskrim untuk merubah SPJ itu,
Saya tegaskan juga bahwa sebenarnya saya kesal dengan kepala pekon di goyang dengan Brita sedikit sudah ngadu kesaya ketakutan “Pungkasnya. (Ifal)









