Menu

Mode Gelap

Daerah · 10 Aug 2020 12:13 WIB ·

Dituding Tidak Becus, Ketua DPD 11 Partai Golkar Kabupaten Pringsewu Suherman, SE : Ini Bagian Dari Dinamika Politik

badge-check

Editor


					Dituding Tidak Becus, Ketua DPD 11 Partai Golkar Kabupaten Pringsewu Suherman, SE : Ini Bagian Dari Dinamika Politik Perbesar

Pringsewu,www.delikhukum.net – Ketua DPD 2 Partai Golkar pringsewu Suherman SE menanggapi santai terkait dengan beredarnya isu tentang dirinya yang dinilai gagal menjadi Ketua di beberapa media masa jelang musda ke-3 DPD Golkar kabupaten Pringsewu.

“Tidak apa-apa. Santai saja ini dinamika dalam berpolitik , yang jelas saya sudah menjalankan tugas saya sebagai Ketua DPD dengan baik’, perihal ada yang tidak suka dengan saya kenapa baru sekarang di utarakan menjelang Musyawarah Daerah (MUSDA) kenapa tidak dari dulu” terang Herman di kantor DPRD kabupaten Pringsewu Senin 10/08/20.

DPD II Golkar Pringsewu Suherman memaparkan dalam partai Golkar diwajibkan musyawarah dan mufakat. “Mulai dari DPP, DPD I, DPD II, PK hingga tingkat Pimdes diwajibkan musyawarah dan mufakat. Artinya tidak boleh disebar luaskan tanpa musyawarah mufakat dalam hal apapun itu,” Katanya.

Suherman merasa heran disebut gagal dalam pengkaderan. Sebab sebelumnya Golkar hanya meraih 4 kursi di DPRD, pada periode berikutnya naik menjadi 6 kursi, dan saat dirinya menjabat ketua DPD II naik menjadi 7 kursi. “Selain Pemilu, Golkar  Pringsewu juga sukses memenangkan calon yang diusung di Pilpres, Pilgub, dan Pilbub. Tapi biarlah masyarakat yang menilai” Tandasnya.

Terpisah Salain itu juga ketua angkatan muda partai Golkar (AMPG) kabupaten Pringsewu Ahmad Muslim atau yang akrab disapa Mattehe, Mattehe mengatakan seharusnya kader Golkar beradu karya jangan saling menjatuhkan dan harus menjunjung nama baik partai Golkar” Kata Mattehe.

Selaku kader Golkar tentu saya menyesalkan pernyataan itu. Kenapa jelang Musda muncul statemen seperti itu, selama ini  tidak pernah mereka sampaikan di saat rapat, tentu ini menimbulkan pertanyaan” kata Mattehe.

“Mungkin kedua kader partai, yang memberikan statment kurang memahami AD/ART partai jadi perlu diberikan pemahaman yang lebih agar tidak gagal paham” Ucapnya Ahmad Muslim. (Ifal//Yud)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Diduga Tak Sampai Rp8.000, Menu MBG di SPPG Pasir Ukir Dipertanyakan Wali Murid

26 February 2026 - 12:06 WIB

Ada Apa Dengan Dinas PUPR Bidang Cipta Karya?

25 February 2026 - 02:29 WIB

Menu MBG di Pringsewu Diprotes Wali Murid, Porsi Dinilai Tak Sesuai Anggaran.

24 February 2026 - 14:26 WIB

Dugaan Pungli Sanitasi, Dengan Dalih PembuatanLPJ, Pendamping : LPJ Kami Yang Garap Tapi Budgetnya Tidak Sampai Segitu

20 February 2026 - 08:48 WIB

Dugaan Pungli Program Sanitasi, Pendamping Terancam Di Laporkan Ke APH

19 February 2026 - 13:28 WIB

Tumbur Perpres No 115 Tahun 2025 Tentang Perluasan Penerima MBG, Implementasi Dapur SPPG Pasir Ukir Dipertanyakan

15 February 2026 - 13:03 WIB

Trending di Daerah