Pringsewu,www.delikhukum.net – penyakit menular yang disebabkan oleh jenis Corona Virus yang menyerang saluran pernapasan. Virus Ini merupakan virus baru dari penyakit yang sebelumnya tidak dikenal sebelum terjadi wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019 lalu.
Toyim Yusuf Kepala Pekon Gunung Raya kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu sekaligus Ketua Satuan Tugas melakukan berbagai upaya untuk memperlambat atau menghentikan wabah yang terjadi di wilayahnya salah satunya dengan penyemprotan cairan disinfektan pada rumah warga yang rutin dilakukan dalam 10 hari sekali.
“Dalam memperlambat atau menghentikan wabah COVID-19 di wilayah kami salah satunya adalah penyemprotan cairan disinfektan ke rumah warga terutama tempat-tempat umum dan kegiatan ini rutin kami laksanakan sekali dalam 10 hari” Ucap Toyim Yusuf Kepala Pekon Gunung Raya sekaligus Ketua Satuan Tugas saat ditemui media ini di Posko COVID-19, Rabu (06/05/20).
Selain penyemprotan cairan disinfektan Toyim Yusuf juga mengatakan bahwa tim SATGAS di pekon Gunung Raya menyediakan air bersih dan sabun cuci tangan di depan dirumah jajaran Aparatur Pekon dan tempat umum.
Toyim Yusuf menambahkan “selain penyemprotan cairan disinfektan kerumah-rumah warga dan tempat umum, tim SATGAS kami juga menyediakan air bersih dan sabun cuci tangan di depan rumah Aparatur Pekon dan tempat umun, untuk memberi contoh hidup bersih kepada warga di Gunung Raya” Imbuh Toyim Yusuf.
Untuk memaksimalkan upaya penanganan dan pencegahan COVID-19 Pekon Gunung Raya membagikan 700 masker ke warga setempat “Pembagian masker keseluruh warga di Pekon Gunung Raya adalah salah satu upaya kami dalam memaksimalkan penanganan dan pencegahan penularan COVID-19 di pekon Gunung Raya, tim kami telah membagikan 700 pcs masker yang dibagikan secara bervariasi sesuai dengan jumlah dalam 1 KK” jelas Toyim Yusuf.
Saat di singgung mengenai anggaran Toyim Yusuf menjelaskan bahwa anggaran yang di dapat dari Anggaran Dana Desa.
“Untuk anggaran dan sumber dana pencegahan dan penanganan Pemerintahan Pekon Gunung Raya menggelontorkan anggaran dari Dana Desa Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp. 50.000.000, dan anggaran tersebut digunakan untuk pembelian tank 6 unit, masker 700 Pcs, cairan disinfektan, termo tes, mesin steam 1 unit, dan APD” Kata Toyim Yusuf Kepala Pekon Gunung Raya.
Berbicara mengenai dampak COVID-19 Toyim Yusuf mengatakan bahwa Corona Virus ini sangat berdampak pada sektor perekonomian di Pekon Gunung Raya “Selain berdampak pada kesehatan COVID-19 juga berrdampak bagi perekonomian di pekon Gunung Raya, contohnya seperti harga hasil bumi yang menurun, harga coklat sekarang hanya Rp. 14.000 padahal sebelum COVID-19 harga coklat mencapai Rp. 23.000/kg belum lagi ditambah hasil panen yang berkurang” Ucapnya.
Sementara saat ditanya mengenai harapannya Toyim Yusuf selaku Kepala Pekon Gunung Raya mengatakan bahwa besar harapannya agar COVID-19 ini segera berlalu dan kegiatan bisa dilakukan secara normal kembali “Harapan saya bahwa virus COVID-19 ini agar segera berlalu dan musnah dari muka bumi ini, agar bisa memulihkan perekonomian di Dunia khususnya di Indonesia dan Pekon Gunung Raya, karena dengan adanya COVID-19 ini banyak kegiatan dialihkan” Pungkasnya.
Sementara di tempat yang sama Ibu yanti selaku warga di Pekon Gunung Raya mengutarakan tanggapannya bahwa Corona Virus ini sangat berdampak pada perekonomian dikeluarganya, selain itu beliau juga mengatakan bahwa sangat susah untuk melakukan kegiatan sehari-hari karna takut dengan virus tersebut.
“COVID-19 ini sangat berdampak pada perekonomian di Pekon Gunung Raya terutama sih ya perekonomian keluarga saya sendiri mba, harga pertanian jadi murah seperti jagung yang tadinya harganya Rp. 3.300/kg sekarang hanya Rp. 2.200/kg, harga coklat turun, apalagi di pekon ini rata-rata hasil taninya coklat, selain itu juga sangat susah untuk melakukan kegiatan sehari-hari, kemana-mana susah harus menggunakan masker, karna takut dengan Corona Virus ini” Ujarnya.
Sementara saat ditanya mengenai upaya yang sudah dilakukan oleh tim SATGAS di Pekon Gunung Raya Ibu Yanti mengatakan bahwa di Pekonnya sudah melakukan penyemprotan cairan disinfektan kerumah-rumah warga dan pembagian masker. “Upaya pencegahan dan penanganan penyebaran COVID-19 di Pekon Gunung Raya tim SATGAS sudah melakukan penyemprotan dirumah-rumah warga setempat, selain Penyemprotan Tim SATGAS membagikan masker setiap orang 1 masker diatas BALITA dan dirumah saya sendiri mendapatkan 4 masker karna di KK kami ada 4 orang mba” Jelasnya.
Beliau berharap bahwa Corona Virus ini bisa cepat pergi dan musnah dari muka bumi ini dan untuk saudara-saudara diperantauan agar jangan pulang dulu karena jika pulang juga tidak bisa kemana-mana harus dikarantina terlwbih dahulu “Harapan saya bahwa COVID-19 ini agar segera musnah, dan bagaimana caranya kita bekerja sama dengan tim SATGAS untuk mengupayakan cepat perginya COVID-19 ini, dan untuk saudara-saudara yang di perantauan jikalau bisa jangan pulang kampung dulu karna jika pulang kampung mereka juga tidak bisa kemana-mana karna harus dikarantina selama 14hari, selain itu juga bisa menjadi penyebab penyebaran Corona Virus ini” Tutupnya.(Fal//Ria)












