Ismali Kepala Pekon Bumi Ratu yang merupakan Ketua SATGAS Tanggap Corona Virus Pekon Bumi Ratu, menyebutkan bahwa untuk upaya tersebut harus membentuk Tim Satuan Tugas, mendirikan Posko dan mensosialisasikan Protokol kesehatan tentang Virus Corona.
“Kunci pertama dalam pencegahan dan penanganan penyebaran Corona Virus memang harus membentuk Tim Relawan Satuan Tugas COVID-19. Karena Tim Satuan Tugaslah yang nantinya akan bekerja dengan berkoordinasi melakukan penanganan dan pencegahan” Kata Ismali Kepala Pekon Bumi Ratu yang sekaligus ketua SATGAS COVID-19 saat ditemui di Posko, Kamis 16/04/20
Ismail kembali menambahkan “Untuk area wilayah Pekon Bumi Ratu sendiri sudah 4 kali dilakukan penyemprotan cairan disinfektan, selain itu tim relawan kami juga membagikan 1 pcs masker untuk setiap KK yang ada di Pekon Bumi Ratu” Imbuhnya.
“Untuk anggaran Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Pekon Bumi Ratu mengganggarkan dari Dana Desa dengan besaran anggaran Rp. 52.600.000 yang di dapat dari Dana Desa, dan dana tersebut dikhususkan untuk untuk pembuatan banner, pendirian posko, pembelanjaan masker, pembelanjaan cairan Disinfektan dan Antiseptik, dan pembelian Alat Pengamatan Diri (APD) yang akan digunakan untuk tim SATGAS kami.” Tukasnya.
Sementara ditempat yang sama, Sukiran Wakil Ketua Satuan Tugas yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Himpun Pemekonan (BHP) Pekon Bumi Ratu menyampaikan pesannya bahwasanya warga yang baru pulang dari perantauan harus menjalani isolasi, kesadaran diri masing-masing untuk menjaga kesehatan adalah faktor utamanya.
“Isolasi itu wajib karena demi keselamatan dan kesehatan kita semua, namun kesadaran diri masing-masinglah berapa pentingnya kesehatan yang benar benar bisa menjaga kita dari tertular dan terjangkit Virus Corona” Pesannya. (Ria)











