Pringsewu,www.delikhukum.net – Pekon Waluyojati menjadi perwakilan dari Kecamatan Pringsewu dalam Lomba Pekon dan 10 Program Pokok PKK Tingkat Kabupaten Pringsewu Tahun 2020. Penilaian lomba pekon dan 10 program pokok PKK dilaksanakan pada Rabu (11/03), di Balai Pekon Waluyojati.
Acara tersebut di hadiri wakil ketua tim penilai lomba pekon Sugianto yang dalam hal ini mewakili ketua tim penilai Andi Wijaya, Ketua PKK Kabupaten Nurrohmah Sujadi, Kapolsek Pringsewu Basuki Ismanto, Camat Pringsewu Nang Abidin Hasan serta tim penilai dari OPD terkait.
Diadakan lomba pekon tersebut di laksanakan berdasarkan pada acuan Kemendagri Nomer 81 Tahun 2015 dimana setiap pekon atau desa wajib di kompetisikan atau di lombakan dan surat perintah dari Bupati Pringsewu.
Ketua PKK Kabupaten Pringsewu Nurrohmah Sujadi dalam sambutannya mengatakan lomba 10 program PKK merupakan suatu bentuk program kerja tim penggerak PKK Kabupaten Pringsewu dalam upaya pembinaan tim penggerak tersebut. Tujuan lomba tersebut untuk meningkatkan cakupan pelaksanaan program serta meningkatkan kualitas tim penggerak PKK dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK.
“Dalam Lomba PKK ini kita dapat mengetahui serta mengevaluasi hasil dari program kerja yang di susun sesuai potensi daerah masing-masing, baik secara administrasi maupun penjabaran program kerja dari pokja1 sampai pokja4,” jelas Nurrohmah.
Wakil ketua tim penilai lomba desa Sugianto menyampaikan, kriteria penilaian di lakukan berdasarkan acuan Kemendagri Nomer 81 Tahun 2015 beberapa di antaranya, infrastruktur, pelayanan aparatur pemerintah desa, pemberdayaan dan pembinaan lembaga masyarakat.
“lembaga masyarakat desa yang di maksud di antar nya karang taruna, BAP, LPM dan lainnya, itu nanti akan kita liahatydan nilai sejauh mana peran serta dalam membangun desa tersebut, selain itu kesiapan desa dalam mengikuti lomba menjadi Indikator dan kriteria yang wajib di penuhi”, Ungkapnya.
Dengan adanya anggaran dana desa yang di berikan pemerintah di harapkan desa yang mendapatkan anggaran tersebut dapat memaksimalkan membangun desa menjadi desa yang kuat, maju dan sejahtera.
Kemudian dengan kemajuan teknologi di harapkan setiap desa dapat memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dengan Sistem Pelayanan Berbasis Elektronik (STBE) dan setiap pemerintah desa bisa memaksimalkan E-goverment agar mudah di akses masyarakat untuk memantau anggaran dana yang di dapat oleh desa tersebut.
Camat Pringsewu Nang Abidin Hasan mengungkapkanTerpilihnya pekon Waluyojati menjadi perwakilan Kecamatan Pringsewu berdasarkan hasil penilaian tim kecamatan dan dilihat dari kesiapan desa/pekon tersebut. Selain berdasarkan penilaian dan kesiapan, penentuan pekon yg dikit sertakan dalam Lomba Pekon bertujuan agar seluruh pekon sama-sama mendapatkan pembinaan dan bimbingan dari pemerintah kabupaten baik di bidang PKK dan bidang lainnya” Tandasnya.(Ifal)











