Pringsewu, www.delikhukum.net – Terkait tendang pemberitaan Sungai Way Waya Mengamuk, Hanyutkan Dua Rumah Warga di Pekon Madaraya pada, Rabu (15/1/20) tertulis, Pasca terjadinya curah hujan yang cukup lumayan deras di seputar wilayah kecamatan pagelaran utara kemarin. Banjir yang tak wajar sempat membuat panik warga sekitar, ditambah lagi, dalam peristiwa tersebut, dua rumah milik warga di Dusun Sukamaju kelurahan/pekon Madaraya, hanyut terbawa arus sungai. Seperti diungkapkan Nasrudin (30) warga Dusun setempat mengatakan, ada dua rumah warga yang hanyut saat banjir bandang berlangsung yaitu rumah milik Mudria dan Munah.
Dari hasil Penelusuran redaksi pada, Rabu tanggal 15 Januari 2020 sekira pukul 22.00.Wib malam, ternyata pemberitan tentang rumah yang hanyut tersebut tidak benar. Dikutip dari keterangan warga sekitar dua rumah yang dikabarkan hanyut ternyata tidak terjadi pada keseluruhan badan rumah tetapi, hanya terjadi pada beberapa bagian diantaranya hanya bagian belakang yang hanyut diterjang derasnya arus sungai way waya pada, Kamis (15/1/20) sekira pukul 03.30,Wib pagi.
Demikianlah yang dapat kami sampaikan sebagai bentuk klarifikasi, atas nama redaksi mohon maaf yang sebesar-besarnya.
DIBERITAKAN SEBELUMNYA :
” Sungai Way Waya Mengamuk, Hanyutkan Dua Rumah Warga di Pekon Madaraya “
Prioritas.co.id, Pringsewu – Pasca terjadinya curah hujan yang cukup lumayan deras di seputar wilayah kecamatan pagelaran utara kemarin, ahirnya menjawab seluruh kegelisahan warga pekon Madaraya, Dusun Sukamaju selama ini.
Curah hujan cukup deras mengguyur di pagelaran utara, berlangsung pada Rabu (14/1/20) pukul 16.00 wib sore, hingga pada Kamis (15/1/20) sekira pukul 03.30,Wib pagi, membuat sungai waywaya meluap hingga mencapai ketinggian kurang lebih 3 meter. Banjir yang tak wajar sempat membuat panik warga sekitar, ditambah lagi, dalam peristiwa tersebut, dua rumah milik warga di Dusun Sukamaju kelurahan/pekon Madaraya, hanyut terbawa arus sungai. ironisnya lagi, sungai waywaya yang mengamuk semakin mendekati pemukiman warga.
Seperti diungkapkan Nasrudin (30) warga Dusun setempat mengatakan, ada dua rumah warga yang hanyut saat banjir bandang berlangsung yaitu rumah milik Mudria dan Munah, ” bertahun-tahun lamanya kami selalu dihantui banjir sungai waywaya. jadi, dalam hal ini, kami sangat mengharapkan bantuan pemerintah untuk mencarikan solusi terbaik sebelum kedepan banjir di sungai waywaya ini menimbulkan korban jiwa, melihat tebing sungai yang sudah mulai sedikit demi sedikit longsor terkikis oleh air, nampak dengan jelas sudah mulai terlihat semakin lama sungai semakin mendekati pemukiman warga sekitar, “pintanya.
Sementara dari pantauan awak media pada, Rabu (15/1/20), arus sungai masih deras, dan semakin mendekati pemukiman warga hingga, kembali satu rumah nyaris terbawa arus sungai.(Red//Nta)









