Menu

Mode Gelap

Daerah · 2 Oct 2019 08:44 WIB ·

Pringsewu Peringati Hari Batik Nasional Dan Launching Penggunaan Thumbler

badge-check

Editor


					Pringsewu Peringati Hari Batik Nasional Dan Launching Penggunaan Thumbler Perbesar

Pringsewu, www.delikhukum.net – Peringatan Hari Batik Nasional 2019 di Kabupaten Pringsewu berlangsung meriah. Kegiatan ini dirangkai dengan launching penggunaan thumbler dalam rangka mengurangi sampah plastik di Rest Area Km 37 Pringsewu, Selasa (2/10/19), dihadiri Bupati Pringsewu H.Sujadi dan Wabup H.Fauzi, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Hj.Nurrohmah Sujadi dan Hj.Rita Irviani Fauzi, Ketua DPRD Suherman dan Wakil Ketua Hj.Mastuah beserta 11 anggota DPRD Pringsewu lainnya, jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, camat, komunitas, para penyandang disabilitas, serta pemrakarsa acara Pi’i dari Ramones Art Pringsewu. Serta Ms.Masako, warga Yokohama, Jepang yang antusias mempelajari budaya Indonesia, khususnya di Pringsewu.

Pada Hari Batik Nasional yang mengangkat tema ‘Membatik Untuk Negeri’, juga digelar aksi mewarnai kain batik sepanjang 100 meter dan melukis 100 topi caping yang melibatkan ratusan pelajar di Pringsewu.

Bupati Pringsewu H.Sujadi dalam sambutannya berharap melalui Hari Batik Nasional dapat lebih mencintai dan melestarikan batik sebagai warisan budaya bangsa. “Dikukuhkannya batik sebagai warisan budaya, bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah, namun seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama melestarikannya,” katanya.

Ia mengapresiasi upaya Ramones Art yang melatih dan memberdayakan penyandang disabilitas dalam membuat batik. Menurutnya, membantu para penyandang disabilitas ini merupakan kewajiban. “Apa yang kita lakukan ini merupakan bagian dari ibadah,” ucapnya.

Bupati juga meminta DPRD dapat menganggarkan program pemberdayaan masyarakat tersebut di APBD murni.

Terkait launching penggunaan thumbler dalam rangka mengurangi sampah plastik, Sujadi mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan air minum mineral dalam kemasan botol plastik dan gelas plastik, tetapi beralih memakai thumbler. “Di provinsi ada tagline ‘Ini thumblerku, mana thumblermu. Pringsewu punya ‘Ini thumblerku, thumbler Pringsewu’. Kita akan kembangkan thumbler dari bambu, yang menjadi ciri khas kita,” ujarnya.

Sementara itu, dukungan atas kegiatan Hari Batik Nasional dan penggunaan thumbler juga disampaikan Ketua DPRD Pringsewu Suherman mewakili anggota legislatif lainnya. Suherman mengajak jajaran pemerintah daerah dan DPRD Pringsewu untuk menggunakan berbagai produk dari Pringsewu, diantaranya batik dan jajanan serta souvernir lainnya. “Sudah saatnya kita lebih mencintai dan menggunakan produk Pringsewu sendiri,” ujarnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Diduga Tak Sampai Rp8.000, Menu MBG di SPPG Pasir Ukir Dipertanyakan Wali Murid

26 February 2026 - 12:06 WIB

Ada Apa Dengan Dinas PUPR Bidang Cipta Karya?

25 February 2026 - 02:29 WIB

Menu MBG di Pringsewu Diprotes Wali Murid, Porsi Dinilai Tak Sesuai Anggaran.

24 February 2026 - 14:26 WIB

Dugaan Pungli Sanitasi, Dengan Dalih PembuatanLPJ, Pendamping : LPJ Kami Yang Garap Tapi Budgetnya Tidak Sampai Segitu

20 February 2026 - 08:48 WIB

Dugaan Pungli Program Sanitasi, Pendamping Terancam Di Laporkan Ke APH

19 February 2026 - 13:28 WIB

Tumbur Perpres No 115 Tahun 2025 Tentang Perluasan Penerima MBG, Implementasi Dapur SPPG Pasir Ukir Dipertanyakan

15 February 2026 - 13:03 WIB

Trending di Daerah