Menu

Mode Gelap

Daerah · 30 Mar 2022 09:30 WIB ·

BBWSMS Bersama Bupati & Wabup Pringsewu Peringati Hari Air Dunia ke-30

badge-check

Editor


					BBWSMS Bersama Bupati & Wabup Pringsewu Peringati Hari Air Dunia ke-30 Perbesar

 

PRINGSEWU, www.delikhukum.net – Memperingati Hari Air Dunia ke-30 tahun 2022, Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS) mengadakan acara penanaman pohon penghijauan dan penebaran benih ikan di  Bendungan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu, Rabu (30/03/22).

Acara ini dihadiri Gubernur Lampung yang diwakili Kadis Pengairan Provinsi Lampung Budi Dharmawan, Bupati Pringsewu Sujadi dan Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, Kepala BBWS Mesuji Sekampung Alexander Leda beserta jajaran. Turut dilakukan penandatanganan kerjasama antara BBWS Mesuji Sekampung dan Ikatan Pensiunan PU (IPPU) Wilayah Lampung serta Forum Peduli Waduk dalam rangka pemeliharaan waduk Way Sekampung.

Kadis Pengairan Provinsi Lampung Budi Dharmawan membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung mengatakan untuk menjaga kelestarian lingkungan diperlukan komitmen bersama. Oleh karenanya, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam melakukan kegiatan konservasi air serta menjaga kelestarian alam agar generasi penerus dapat merasakan manfaatnya, terlebih saat ini sedang dihadapkan pada persoalan air baik secara kualitas maupun kuantitas. 

“Berdasarkan data BPS dalam skala provinsi luas lahan kritis di Provinsi Lampung pada tahun 2018 telah mencapai 381.933 hektar dan lahan sangat kritis mencapai 21.977 hektar. Sementara kemampuan kita untuk melakukan rehabilitasi masih sangat terbatas, oleh karena itu saya mengapresiasi Kementerian PUPR khususnya melalui Balai besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung yang telah rutin melaksanakan kegiatan tanam pohon seperti yang kita lakukan pada saat ini. Saya berharap kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan pemeliharaan yang intensif dan menjadi tanggung jawab kita bersama sehingga pekerjaan hari ini tidak sia-sia”, harapnya

Bupati Pringsewu Sujadi mengatakan kegiatan penanaman pohon penghijauan tersebut merupakan upaya untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam lingkungan. Oleh karena itu, ia sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan penanaman pohon penghijauan. Pihaknya saat ini juga sedang mempersiapkan 50 hektar lahan di Way Pagasan untuk wisata bambu. “Berharap nantinya akan ada investor yang menanamkan modalnya untuk membangun wisata bambu tersebut”, harapnya.

Sementara itu, Kepala BBWS Mesuji Sekampung Alexander Leda mengatakan masalah pengelolaan air menjadi perhatian serius, terutama bagaimana agar dapat mempertahankan kondisi air tanah yang debitnya semakin lama semakin berkurang. 

“Oleh karena itu, upaya yang dilakukan diantaranya adalah dengan menanam pohon, dimana dari empat lokasi penanaman pohon, yakni Bendungan Way Sekampung dan Embung Gunungraya di Pringsewu, Bendungan Batutegi di Tanggamus dan Margatiga di Lampung Timur, yang terbanyak adalah di Way Sekampung Pringsewu”, bebernya.

Lebih lanjut dikatakan Alex, bahwa yang menjadi persoalan kedepan bukan lagi masalah ekonomi, tetapi masalah air, karena air sudah menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan orang, tetapi ketersediaannya semakin sedikit. “Oleh karena itu mari kita semua yang ada disini yang hadir saat ini, dengan cara kita masing-masing untuk selalu menjaga lingkungan alam di sekitar kita”, ajaknya. (*)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Ada Apa Dengan Dinas PUPR Bidang Cipta Karya?

25 February 2026 - 02:29 WIB

Menu MBG di Pringsewu Diprotes Wali Murid, Porsi Dinilai Tak Sesuai Anggaran.

24 February 2026 - 14:26 WIB

Dugaan Pungli Sanitasi, Dengan Dalih PembuatanLPJ, Pendamping : LPJ Kami Yang Garap Tapi Budgetnya Tidak Sampai Segitu

20 February 2026 - 08:48 WIB

Dugaan Pungli Program Sanitasi, Pendamping Terancam Di Laporkan Ke APH

19 February 2026 - 13:28 WIB

Tumbur Perpres No 115 Tahun 2025 Tentang Perluasan Penerima MBG, Implementasi Dapur SPPG Pasir Ukir Dipertanyakan

15 February 2026 - 13:03 WIB

Pembangunan Sanitasi Jadi Ajang Bancaan Oknum Pendamping Dan KSM, Dinas PUPR Harus Bertanggungjawab

7 February 2026 - 13:42 WIB

Trending di Daerah